Cookie Browser

Mengenal Apa Itu Cookie Browser, Fungsi, Jenis dan Cara Mengelolanya

Dalam bahasa dunia maya atau internet, biasanya kita menemukan berbagai istilah, salah satunya adalah istilah cookie. Cookies yang akan EnkaMedia.com bahas pada artikel ini bukanlah cookies dari bahasa Inggris yang artinya cake, melainkan cookies pada browser internet. Jadi apa itu cookie browser? berikut penjelasannya untuk kamu.

Sebagai pengguna internet, kamu pasti pernah mengalami kondisi dimana sebuah website bisa mengingat detail login kamu sehingga kamu tidak perlu memasukkan username dan password secara manual setiap kali kamu mengunjungi website tersebut.

Kamu bisa mendapatkan kemudahan ini berkat file cookie yang tersimpan di browser web kamu. Saat ini, cookie telah menjadi salah satu elemen penting dari sebuah situs web. Dengan cookie, pengguna bisa menelusuri konten situs web dengan lebih nyaman.

Apa itu Cookie Browser?

Mengenal Apa Itu Cookie Browser, Fungsi, Jenis dan Cara Mengelolanya

Cookie adalah istilah untuk kumpulan informasi yang berisi rekam jejak dan aktivitas saat menjelajahi situs web. Secara sederhana, cookie adalah kumpulan data yang diterima komputer dari sebuah situs dan mengirimkannya kembali ke situs yang dikunjungi.

Cookie juga dikenal dengan beberapa istilah lain seperti cookie HTTP, cookie web, cookie internet, atau cookie browser. Saat pengguna mengunjungi situs web, komputer akan menyimpan cookie di browser web yang digunakan pengguna. Cookie berisi kumpulan data yang berisi rekam jejak atau aktivitas pengguna saat mereka menjelajahi situs web.

Penggunaan dan Fungsi Cookie di Browser

Mengenal Apa Itu Cookie Browser, Fungsi, Jenis dan Cara Mengelolanya

Fungsi cookie adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat mengakses situs web. Tanpa cookie, pengguna harus berulang kali mengetikkan nama pengguna dan kata sandi mereka untuk bisa mengakses halaman web. Berikut ini adalah berbagai fungsi yang disediakan oleh cookie:

  1. Menyimpan Informasi Login

Fungsi pertama cookie adalah untuk menyimpan informasi login. Jadi, kamu tidak perlu menulis username dan password berulang kali untuk mengunjungi website yang sama.

  1. Menyediakan Lebih Banyak Konten Pribadi

Fungsi lain dari cookie adalah untuk memungkinkan situs web menyediakan konten yang lebih personal. Misalnya, di situs belanja kamu sering mencari produk elektronik dan pakaian. Saat kamu kembali ke situs belanja online, kamu akan mendapatkan saran produk terkait produk elektronik dan pakaian.

Artikel Populer:  Pengertian Proxy Server, Cara Kerja, Fungsi dan Jenis-jenisnya

Jadi pengalaman belanja online kamu bisa lebih personal karena cookie menyimpan rekam jejak dan aktivitas kamu di situs belanja online.

  1. Menyimpan Pengaturan Situs Web

Cookie juga berfungsi untuk menyimpan pengaturan situs web yang dikunjungi. Misalnya, ketika kamu mengunjungi situs web yang menawarkan pilihan bahasa Inggris dan Indonesia. Kemudian kamu memilih pengaturan bahasa Indonesia, cookie akan “mengingat” preferensi yang kamu pilih.

Jadi, ketika kamu mengakses kembali website tersebut, website tersebut akan secara otomatis menyediakan konten dalam bahasa Indonesia sesuai dengan pilihan yang kamu pilih sebelumnya.

  1. Menampilkan Iklan 

Fungsi cookie yang terakhir adalah menampilkan iklan yang sesuai dengan aktivitas browsing pengunjung. Misalnya, kamu baru saja mengunjungi website toko online yang menjual sepatu. Kemudian kamu membaca berita di portal berita online dan mungkin menemukan iklan yang berhubungan dengan sepatu.

Jenis – Jenis Cookie Browser

Mengenal Apa Itu Cookie Browser, Fungsi, Jenis dan Cara Mengelolanya

Cookie bisa diklasifikasikan dalam beberapa cara berbeda, tetapi yang paling umum ada 4 jenis cookie. Mari kita lihat 4 klasifikasi cookie browser yang paling umum serta memahami cara cookie digunakan dan cara kerjanya.

  1. First Party Cookies

First Party Cookies adalah cookie yang dibuat oleh situs yang kamu kunjungi. Misalnya, ketika sebuah situs web telah menggunakan cookie untuk berbagai tujuan, seperti membuat fitur pemfilteran host yang berfungsi. Cookie yang dikeluarkan saat kamu mengunjungi situs adalah cookie pihak pertama.

  1. Session Cookies

Ini adalah jenis cookie sementara yang disimpan di memori browser hanya sampai browser ditutup. Jenis cookie ini memiliki risiko keamanan yang lebih rendah dan sering digunakan untuk menggerakkan keranjang belanja e-niaga, untuk mengontrol elemen halaman mana yang ditampilkan kepada pengguna selama kunjungan satu halaman ke situs web dan untuk tujuan penyimpanan jangka pendek lainnya.

  1. Third Party Cookies

Third Party Cookies adalah rekaman dalam bentuk teks, yang disimpan di Browser atau komputer Pengguna saat mereka mengunjungi Situs Web. Penggunaan cookie pihak ketiga yang paling umum adalah untuk melacak pengguna yang mengklik iklan dan mengaitkannya dengan domain perujuk.

Misalnya, saat kamu mengklik iklan di situs web, cookie pihak ketiga digunakan untuk mengaitkan lalu lintas kamu dengan situs tempat iklan muncul. Meskipun cookie merupakan bagian penting dari web modern, cookie juga bisa menimbulkan pelanggaran privasi besar serta risiko keamanan bagi situs web yang menggunakannya.

  1. Persistent Cookies

Persistent cookies adalah jenis cookie jangka panjang yang ditandai oleh penerbit dengan tanggal kedaluwarsa. Cookie ini disimpan oleh browser bahkan setelah browser ditutup dan akan dikembalikan ke penerbit setiap kali kamu mengunjungi atau melihat situs yang mengeluarkan cookie. Dengan cara ini, cookie tetap bisa melacak aktivitas kamu tidak hanya di situs yang mengeluarkan cookie, tetapi juga di situs mana pun yang menyertakan sumber daya yang dikeluarkan oleh situs yang sama.

Artikel Populer:  Mengenal Apa itu Server? Berikut Pengertian Server, Fungsi dan Cara kerjanya

Ini adalah mekanisme yang digunakan situs seperti Google dan Facebook untuk mencatat aktivitas pengguna di berbagai situs web. Persistent cookies bertahan lebih lama daripada session cookies dan bisa melacak aktivitas kamu dari waktu ke waktu di beberapa situs, persistent cookies membawa risiko lebih besar daripada session cookies.

Apakah Cookie Aman?

Mengenal Apa Itu Cookie Browser, Fungsi, Jenis dan Cara Mengelolanya

Dalam kondisi normal, cookie tidak bisa mentransfer malware atau virus karena data yang dibawa oleh cookie tidak berubah saat berpindah dari komputer ke situs web dan sebaliknya. Transfer data cookie ini sama sekali tidak berpengaruh pada komputer kamu.

Meski begitu, internet tetaplah internet dan kamu tetap harus berhati-hati saat melakukan aktivitas di dalamnya. Hindari mengunjungi situs yang mencurigakan dan berpotensi berbahaya agar informasi dalam cookie kamu tidak dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Cookie pihak ketiga tersebut biasanya dihasilkan oleh situs web yang berbeda dari halaman web yang telah dijelajahi pengguna, biasanya karena mereka menautkan ke iklan di halaman tersebut.

Misalnya, seorang pengguna mengunjungi situs web streaming ilegal yang berisi 10 iklan online. Itu juga akan secara otomatis menghasilkan 100 cookie bahkan jika pengguna tidak pernah mengklik iklan. Inilah yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, pengguna harus bijak dalam memilih situs apa yang ingin mereka kunjungi saat berselancar di internet.

Cara Mengelola Cookie Browser

Mengingat bahwa kami juga menggunakan banyak perangkat dan peramban yang berbeda. Pada dasarnya setiap pengaturan cookie ini bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pengguna.

Jika dianggap perlu menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman online, pengguna bisa mengaktifkannya dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

Google Chrome

  1. Buka Google Chrome dan klik titik tiga kecil di sudut kanan atas.
  2. Pilih Pengaturan.
  3. Gulir ke bawah ke bagian paling akhir halaman.
  4. Klik tautan Lanjutan di bagian bawah halaman.
  5. Di bawah bagian Privasi dan keamanan, cari entri Pengaturan konten dan klik.
  6. Untuk menonaktifkan cookie, matikan sakelar di sebelah Izinkan situs untuk menyimpan dan membaca data cookie (disarankan).
  7. Mulai sekarang, semua cookie diblokir.
Artikel Populer:  Pengertian Cloud Computing, Cara Kerja, Fungsi dan Jenis-jenisnya

Cookie di Firefox

  1. Buka Firefox dan klik pada tiga garis di kanan atas layar kamu.
  2. Kemudian klik Opsi.
  3. Pilih kategori Privasi & Keamanan di sebelah kiri.
  4. Klik pada opsi untuk memblokir Cookie dan Pelacak Pihak Ketiga.
  5. Gulir sedikit ke bawah untuk menemukan opsi Blokir cookie dan data situs.
  6. Pilih opsi Semua cookie.

Microsoft Edge

  1. Buka Microsoft Edge dan klik titik tiga di sudut kanan atas
  2. Klik Pengaturan.
  3. Di menu flyout berikutnya, klik Privasi & Keamanan.
  4. Cukup klik pada opsi Blokir semua cookie.

Safari

  1. Buka Safari dan klik Safari di sudut kiri atas menu utama kamu.
  2. Pilih Preferensi.
  3. Klik Privasi, dan pilih Blokir semua cookie.
  4. Konfirmasi pesan peringatan.

Internet Explorer

  1. Buka Internet Explorer dan Klik pada roda gigi di sudut kanan atas.
  2. Pilih Opsi Internet.
  3. Pilih tab Privasi dan klik tombol Lanjutan.
  4. Pada layar berikutnya, pilih Blokir untuk Cookie Pihak Pertama dan Ketiga.
  5. Last but not least, hapus centang Selalu izinkan cookie sesi.
  6. Klik OK, lalu tutup jendela.
  7. Mulai sekarang, cookie IE telah dinonaktifkan.

Android dan Chrome Seluler

  1. Buka browser dan ketuk titik-titik kecil di sudut kanan atas.
  2. Ketuk Pengaturan.
  3. Gulir ke bawah hingga kamu melihat pengaturan situs.
  4. Di layar berikutnya, ketuk Cookie.
  5. Klik tombol di sebelah entri Cookie.

iOS dan Mobile Safari

  1. Buka Pengaturan di iPhone atau iPad kamu.
  2. Gulir ke bawah dan ketuk item Safari.
  3. Klik tombol Block All Cookies untuk menonaktifkan cookies di iOS.

Kesimpulan

Demikian penjelasan yang bisa Enka Media sampaikan tentang apa itu cookie browser. Pada dasarnya, keberadaan cookie bisa membantu pengguna untuk memiliki pengalaman browser yang lebih nyaman. Namun, jika kamu merasa bahwa cookie bisa mengganggu privasi kamu, kamu memiliki pilihan untuk menerima atau menolaknya.

Untuk pengalaman browsing yang aman dan menyenangkan, pemilik website harus menyediakan sistem keamanan yang baik di dalamnya. Situs web yang memiliki sistem keamanan yang buruk bisa disusupi atau diretas oleh peretas sehingga cookie bisa digunakan untuk tujuan yang buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.