TikTok Marketing

Optimasi Bisnis Online Menggunakan TikTok Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

TikTok Marketing memang terbilang masih baru. Tapi, siapa sangka potensinya cukup besar. Bayangkan, pengguna di seluruh dunia mencapai lebih dari 1 miliar orang. Bahkan, Indonesia juga merupakan negara dengan pengunduh TikTok terbanyak.

Kehadiran TikTok menambah daftar media sosial yang berpotensi membantu kamu mempromosikan dan mengembangkan bisnis kamu di Indonesia. Meski sebelumnya TikTok mendapat sambutan yang kurang menyenangkan karena hanya menampilkan video-video berjoget yang dianggap tidak mendidik dan berbeda dengan budaya Indonesia.

Namun, dengan semakin banyaknya konten yang disajikan oleh TikTok dan semakin banyaknya pengguna, tentunya menjadikan media sosial ini sebagai media promosi yang potensial untuk beriklan. Khusus di Indonesia, menjajal promosi melalui TikTok bisa menjadi pilihan yang menarik.

Apa itu TikTok Marketing?

Optimasi Bisnis Online Menggunakan TikTok Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

TikTok Marketing adalah strategi pemasaran digital menggunakan TikTok untuk mempromosikan merek, produk, atau layanan. Ini bisa mencakup berbagai strategi pemasaran, seperti influencer marketing, TikTok Ads, dan pembuatan konten viral organik.

Sama seperti menggunakan platform media sosial lainnya, menggunakan TikTok membutuhkan analisis dan pengenalan cara kerja platform untuk memaksimalkan hasil iklan yang kamu gunakan. Jadi kamu bisa menggunakannya untuk mengembangkan bisnis dengan cara memasang iklan di TikTok.

Strategi TikTok Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Optimasi Bisnis Online Menggunakan TikTok Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Namun sebelum meluncurkan iklan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pada kesempatan ini, EnkaMedia.com akan memperkenalkan strategi TikTok marketing yang perlu kamu lakukan agar bisnis kamu berjalan dengan lancar.

  1. Mengenal Cara Kerja TikTok 

TikTok adalah platform media sosial yang berfokus pada berbagi konten video. Setiap video berdurasi 15 detik dan bisa digabungkan menjadi 60 detik, serta dilengkapi dengan filter dan backsound yang bisa dipilih sesuai selera.

Artikel Populer:  Aplikasi Media Sosial Penghasil Uang Terbaik dan Terbukti Membayar

Semakin banyak engagement atau interaksi yang dihasilkan dari suatu konten, seperti jumlah like, komentar, dan share, semakin besar kemungkinan konten tersebut akan viral, apalagi jika berhasil masuk ke halaman for you page (FYP).

  1. Temukan Ide Konten Menarik

Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membuat konten blog. Kamu bisa mencoba alat seperti Ahrefs atau Ubersuggest untuk mengetahui tren kata kunci mana yang sesuai dengan kebutuhan audiens untuk produk bisnis kamu. Kemudian, buat saja kontennya.

Bisa juga dengan menanyakan kepada audiens melalui posting di media sosial atau lakukan polling tentang beberapa topik yang disukai. Namun, pada dasarnya, ide konten TikTok untuk bisnis tentu akan seputar peluncuran produk, tutorial, dan hashtag challenge.

  1. Gunakan Hashtag

Jangan lupa untuk menggunakan hashtag di setiap video yang kamu buat. TikTok sendiri mengatakan bahwa hashtag yang menjadi bagian dari informasi video tersebut menjadi acuan untuk memberikan rekomendasi video kepada pengguna lain.

Tapi jangan asal menggunakan hashtag. Gunakan yang paling relevan dengan konten dan bisnis kamu. Misalnya, untuk konten resep, kamu bisa menambahkan hashtag #resepmasakan atau #resepmasakansimple. Bahkan, untuk membuatnya menonjol, gunakan saja branding promo yang kamu lakukan.

  1. Posting Secara Konsisten

Saat kamu mengunggah video, pengikut kamu akan melihatnya. Kemudian, ketika mereka menyukainya, itu juga akan ditampilkan di halaman pengikut pengguna itu. Semakin banyak suka, video kamu mungkin akan ditampilkan di halaman for you page (FYP).

Bayangkan jika itu terjadi setiap hari. Tujuan membangun brand awareness yang kuat tentu lebih mudah untuk dicapai. Tanpa konsistensi, kamu tidak akan benar-benar mendapatkan daya tarik yang kamu harapkan. Namun, ketika kamu konsisten, itu akan membantu meningkatkan hasil dengan cepat.

  1. Gunakan TikTok Ads

Salah satu strategi TikTok marketing yang tidak boleh dilewatkan adalah menggunakan TikTok Ads. Tak mau ketinggalan dengan platform media sosial lainnya, TikTok juga menyediakan layanan iklan berbayar. TikTok menawarkan empat jenis produk iklan:

  1. InFeed Ads: Iklan akan muncul saat pengguna scroll feed
  2. Promotes Hashtag Challenge: Iklan yang mengundang pengguna untuk menggunakan hashtag Challenge
  3. Branded Effect/Filter: Filter atau efek khusus yang berisi informasi produk
  4. Brand Takeover: Iklan eksklusif yang berupa gambar, gif, atau video yang hanya muncul sekali sehari saat pertama kali membuka aplikasi.
Artikel Populer:  Apa itu Media Sosial, Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Contohnya

Dari keempatnya, InFeed Ads adalah yang paling populer. Untuk usaha kecil, jenis ini juga yang paling menguntungkan. Pasalnya, selain anggaran yang relatif kecil untuk memasang iklan, nantinya iklan tersebut akan muncul di feed audience. Bahkan, untuk membuat iklan kamu lebih optimal, ada opsi penargetan minat dan penargetan perilaku.

  1. Memiliki Data Analytic TikTok

Selanjutnya kamu perlu memiliki data analytics terkait iklan TikTok yang dibuat, seperti jumlah like, komentar, share serta jam efektif agar kamu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meluncurkan TikTok Ads. Yang tidak kalah penting adalah data tentang profil audiens yang menonton iklan kamu dan banyak lainnya.

Untuk bisa melakukan analisis insight di TikTok, kamu bisa melakukannya dengan terlebih dahulu mengubah status akun TikTok kamu dari akun biasa menjadi akun pro. Lalu masuk ke menu setting and privacy, klik creator, lalu pilih analytics. Nah, di bagian analisis, kamu bisa melihat performa dari setiap konten TikTok yang kamu buat.

Keuntungan Menggunakan TikTok Marketing

Optimasi Bisnis Online Menggunakan TikTok Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Tersedianya berbagai fitur kreatif di TikTok memudahkan kamu untuk menghasilkan konten yang menarik secara rutin. Tentunya hal ini bisa menghemat waktu dan tenaga kamu dalam membuat konten kekinian, serta bisa meningkatkan brand of voice dan brand awareness.

Perlu diketahui, konten memiliki peran penting dalam proses mempromosikan produk, layanan, ataupun bisnis kamu. Hanya konten otentik, menarik, dan kreatif yang bisa mencuri perhatian audiens dan membuat mereka mengenal bisnis kamu melalui konten tersebut.

Kesimpulan 

TikTok bisa dianggap sebagai anak kemarin sore dalam hal pemasaran digital. Namun, strategi pemasaran TikTok tidak boleh dianggap remeh. Apalagi jika target pasar kamu adalah generasi muda yang aktif menggunakan platform.

Artikel Populer:  Tips Menggunakan Pinterest Marketing Untuk Bisnis Online

Hal terakhir yang akan kamu dapatkan jika menerapkan strategi TikTok marketing untuk mengembangkan bisnis kamu adalah konten promosi yang kamu buat dengan cara soft selling dan unik akan jauh lebih mudah untuk viral di TikTok.

Jadi, untuk memudahkan bisnis kamu berkembang, penting untuk memanfaatkan strategi pemasaran digital lainnya. Untuk memudahkan kamu, kami telah menyiapkan artikel panduan social media marketing yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan penjualan bisnis kamu. Dilansir dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.