Pengertian Mockup

Pengertian Mockup, Fungsi serta Perbedaanya dengan Wireframe dan Prototype

Apa itu mockup, pernahkah kamu mendengar manfaat atau keuntungan menggunakannya? Pengertian mockup merupakan bentuk visualisasi yang merepresentasikan desain suatu produk sebelum direalisasikan. Biasanya mockup digunakan saat melakukan presentasi atau pitching di depan klien kamu.

Pembuatan mockup bisa digunakan di hampir banyak jenis produk, baik aplikasi, website, maupun produk kemasan makanan. Lantas, seperti apa bentuk dan contohnya mockup? Baca artikel EnkaMedia.com sampai akhir dan temukan beberapa aplikasi untuk membuat mockup.

Pengertian Mockup

Mockup adalah suatu model atau desain dari suatu konsep desain yang akan diterapkan pada suatu produk. Ini bisa dikategorikan ke dalam low-fidelity atau high-fidelity.

  • Low-fidelity adalah desain yang masih sederhana dan lugas.
  • High-fidelity adalah desain yang telah disempurnakan dan lebih kompleks. Biasanya dibuat dengan variasi dua dimensi dan tiga dimensi serta akan diberikan berbagai efek visual agar hasilnya terlihat nyata dan terkesan modern.

Menggunakan mockup akan sangat memudahkan kamu dalam menyelesaikan pekerjaan kamu. Selain itu, kamu bisa mengetahui dan melihat gambaran umum suatu produk sebelum produk aslinya dirilis.

Fungsi Mockup

Mengacu pada pengertian mockup, bisa dikatakan bahwa inti dari fungsi mockup adalah untuk mempermudah proses eksekusi suatu desain produk. Desain sederhana mungkin cukup untuk menyampaikan ide desain, tetapi mockup adalah gambaran nyata dari produk dan paling realistis menyerupai produk akhir.

Oleh karena itu, mockup memiliki arti penting dalam proses pelepasan produk baru. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari mockup:

  1. Memberikan Gambaran yang Realistis

Fungsi atau manfaat yang pertama dari mockup adalah memberikan gambaran nyata kepada klien tentang konsep atau desain produk yang dibuat. Dengan mockup, klien, tim, atau pihak yang berkolaborasi akan lebih mudah membayangkan atau melihat produk secara lebih realistis. Hal ini berguna untuk menyamakan persepsi antara desainer dan klien.

  1. Menghemat banyak waktu

Jika dibandingkan dengan kamu harus membuat produk akhir atau coding untuk membuat website, menggunakan mockup bisa menghemat banyak waktu. Karena waktu yang dibutuhkan untuk membuat sebuah model pasti lebih sedikit daripada harus mengulang pembuatan produk yang sudah jadi.

  1. Mempermudah proses Revisi

Selain menghemat banyak waktu, mockup tentunya akan mempermudah dalam melakukan perbaikan produk. Seperti yang kamu ketahui, dalam dunia desain, revisi merupakan hal yang sangat lumrah dilakukan. Bahkan, revisi terhadap suatu produk bisa terjadi berkali-kali.

Artikel Populer  Mengenal Apa Itu Cookie Browser, Fungsi, Jenis dan Cara Mengelolanya

Misalnya dalam pembuatan website ada proses coding yang perlu dilakukan untuk menambah fitur, memperbaiki tampilan, dan lain sebagainya. Saat ingin memperbaiki website yang sudah melalui proses penulisan kode, dibutuhkan budget dan waktu yang lebih banyak untuk melakukannya. Memperbaiki mockup dari awal akan lebih mudah dilakukan jika dibandingkan harus memperbaiki produk yang sudah dalam tahap akhir.

  1. Menghemat Biaya

Fungsi mockup yang selanjutnya adalah untuk menghemat anggaran pengeluaran suatu produk karena segala kekurangan atau kesalahan yang mungkin terjadi bisa diantisipasi dalam proses penyajian mockup ini. Biasanya desainer akan mengirimkan draft desain mockup mereka dan orang lain akan memberikan pendapat, saran atau kritik mereka.

Hal ini dinilai bisa menghemat biaya dengan meminimalkan revisi pada saat proses pembuatan produk jadi. Maka dari itu, jika ada beberapa hal yang perlu diubah, tidak perlu refinancing untuk membuat produk serupa.

  1. Media Presentasi

Selain fungsi di atas, mockup merupakan media visualisasi yang digunakan desainer untuk menyampaikan desainnya. Tanpa mockup, menyampaikan ide atau informasi akan jauh lebih sulit karena gambaran setiap orang akan berbeda.

Mengapa itu penting?

Dilihat dari kelebihan yang dimilikinya, mockup bisa menjadi alat yang penting dan berguna dalam pembuatan dan perancangan suatu produk. Jadi inilah alasan mengapa itu penting.

  1. Menyederhanakan proses Coding

Jika berbicara tentang desain mockup sebuah aplikasi atau website, desain ini akan memudahkan para developer (pengembang) untuk mempersiapkan elemen apa saja yang dibutuhkan. Mockup juga akan mempermudah proses pengkodean karena alur kerja atau algoritma aplikasi juga dipetakan dalam desain.

  1. Mendatangkan Investor

Membuat mockup bisa menjadi langkah awal untuk mendatangkan investor. Tanpa membuat model yang jelas dan detail, investor tidak akan tahu seberapa potensial website atau aplikasi yang kamu dan tim kembangkan. Menyadari proyek yang kamu rencanakan pasti akan membutuhkan dana yang besar, oleh karena itu tanpa dana yang cukup dari investor, realisasi proyek kamu mungkin akan terhambat.

  1. Estimasi waktu pengerjaan

Pembuatan mockup merupakan langkah penting dalam membantu pengembang produk memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat suatu produk. Jika dibandingkan dengan pembuatan produk secara langsung, membuat model terlebih dahulu akan memakan waktu yang relatif lebih cepat karena pengembang produk bisa memprediksi berapa lama proses untuk mengubah desain menjadi produk nyata yang bisa digunakan.

Artikel Populer  Mengenal Apa itu Server? Berikut Pengertian Server, Fungsi dan Cara kerjanya

Contoh Mockup

Dari apa yang dijelaskan di atas ada beberapa mockup yang perlu kamu ketahui. Dari kelebihannya, hingga pengertian Mockup sudah dipahami dengan baik. Berikut contoh-contohnya yang mungkin belum kamu ketahui.

Biasanya pembuatan logo adalah gambar atau tampilan perusahaan. Untuk desainer bisa ditunjukkan sesuai atau tidaknya dengan pelanggan, setelah itu bisa langsung diproduksi.

  1. Mockup Website

Tampilan desain website yang dibuat memiliki before dan ending, sehingga client memiliki gambaran yang sama. Tampilan yang dihadirkan juga akan diproduksi dalam sebuah produk.

  1. Mockup Kemasan

Bertujuan untuk memberikan gambaran nyata dari hasil nantinya, kemasan dibuat secara 4D sehingga bisa dilihat dan diraba. Misalnya, jika kosmetik, kotak atau wadah akan ditampilkan berdasarkan permintaan.

Kekurangan dalam menggunakannya

Pengertian Mockup, Fungsi serta Perbedaanya dengan Wireframe dan Prototype

Selain memiliki kelebihan, ternyata juga memiliki kekurangan, terutama dalam pembuatan mockup website. Berikut kekurangannya:

  1. Harga template Website yang mahal

Kamu sebenarnya bisa membeli template yang dijual oleh desainer UI/UX, namun harganya cukup mahal, sekitar Rp. 75.000 hingga Rp. 800.000 untuk template website tergantung jenis websitenya.

  1. Memakan waktu lama

Jika kamu masih belum terbiasa membuat mockup untuk sebuah website maka proses pembuatannya akan memakan waktu yang cukup lama.

Perbedaan Mockup dengan Prototipe dan Wireframe

Setelah kamu mengetahui apa itu mockup, kamu mungkin bertanya-tanya apa perbedaan antara wireframe dan prototipe. Poin-poin berikut akan membantu kamu mengetahui perbedaannya:

  • Mockup adalah rendering statis namun realistis. Desain bisa menunjukkan bagaimana produk akan terlihat dengan berbagai elemen di dalamnya. Namun, elemen di dalamnya masih tidak berfungsi atau tidak bisa diklik.
  • Prototype merupakan representasi dari desain produk dengan kualitas high fidelity yang mampu menunjukkan bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan fitur produk.
  • Wireframe adalah rendering dasar. Secara umum, desain wireframe akan berwarna hitam dan putih. Selain itu, wireframe hanya fokus pada “gambaran besar” dari tampilan produk.
Artikel Populer  Mengenal Apa Itu DevOps? Berikut Pengertian DevOps dan Cara Kerjanya

Aplikasi mockup

Pada dasarnya desain mockup bisa dibuat secara manual, namun di era sekarang ini banyak sekali aplikasi mockup yang bisa digunakan. Berikut adalah beberapa contoh aplikasi mockup.

  1. Mockflow

Mockflow adalah aplikasi mockup yang memungkinkan kamu membuat wireframe interaktif dan prototipe UI. Selain itu, Mockflow juga memungkinkan pengguna untuk saling berkolaborasi dalam proses kerja.

  1. Figma

Aplikasi mockup Figma akan membantu kamu melakukan wireframing. Selain gratis, Figma menyediakan berbagai fitur dan kemudahan bagi para web designer untuk membuat desain mockupnya. Selain itu, tampilan dan fitur Figma cukup sederhana sehingga cocok digunakan oleh pemula.

  1. Wirefy

Wirefy adalah perangkat lunak wireframing online yang dirancang untuk pembuatan situs web dan pengembangan alat. Menggunakan Wirefy kamu bisa mempercepat proses desain karena menciptakan transisi yang lebih mulus antara sketsa awal dan pekerjaan akhir.

  1. Proto.io

Proto.io adalah platform pembuatan prototipe yang dirancang khusus untuk membuat mockup aplikasi seluler. Terdapat berbagai fitur yang tersedia untuk mendukung proses pembuatan mockup yang menarik bahkan kompleks. Proto.io juga bisa diakses di berbagai jenis perangkat, seperti iPhone, iPad, dan Android.

  1. Canva

Canva adalah salah satu aplikasi mockup paling populer karena kemudahan penggunaannya. Ada berbagai template yang tersedia untuk membantu kamu memuat situs web prototipe atau produk. Beberapa aset yang tersedia di Canva bisa digunakan secara gratis dan berbayar.

Kesimpulan 

Dari penjelasan di atas, apakah kalian paham apa itu mockup? Pengertian mockup adalah visualisasi atau konsep konsep desain yang akan diterapkan pada suatu produk. Dalam dunia desain UI/UX, mockup adalah desain konsep yang mencakup elemen tampilan visual, warna, tipografi, dan navigasi produk.

Itu tadi pembahasan tentang apa itu mockup, kelebihan menggunakannya sudah dijelaskan selengkapnya. Penting bagi desainer untuk memahami subjek dan jangan lupa untuk mencoba siapa tahu kamu bisa menciptakan imajinasimu.