Instagram Marketing

Strategi Instagram Marketing untuk Optimasi Bisnis dan Meningkatkan Penjualan

Instagram marketing menjadi pilihan banyak pemilik bisnis untuk meningkatkan penjualan. Khusus untuk bisnis skala kecil, Instagram menjadi pilihan strategi pemasaran karena tidak membutuhkan banyak biaya untuk beriklan.

Tahukah kamu bahwa 72% orang membeli produk setelah melihatnya di Instagram? Hal ini menjadikan Instagram sebagai salah satu media sosial terbaik untuk menjalankan pemasaran media sosial untuk bisnis kamu.

Dengan maraknya pemasaran di Instagram, untuk bisa memaksimalkan Instagram, kamu tidak bisa hanya memposting gambar atau video. Jadi kamu juga perlu strategi yang tepat agar bisa bersaing dengan kompetitor.

Apa itu Instagram Marketing?

Strategi Instagram Marketing untuk Optimasi Bisnis dan Meningkatkan Penjualan

Instagram marketing adalah segala upaya pemasaran yang dilakukan melalui Instagram dan digunakan untuk melakukan kegiatan pemasaran secara optimal, baik untuk bisnis online, personal, personal branding maupun kepentingan sosial.

Namun, seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, Instagram adalah platform yang mengandalkan konten visual. Oleh karena itu, strategi pemasaran di Instagram membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Mengapa Instagram?

Karena Instagram adalah media sosial dengan pertumbuhan pengguna tercepat saat ini dan memiliki engagement rate pengunjung tertinggi (metrik penting dalam media sosial), yang membantu banyak merek untuk tumbuh dan berkembang. Selain Instagram , ada banyak media sosial yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan penjualan bisnismu. Seperti yang sudah saya jelaskan diĀ  Strategi menggunakan Social Media Marketing.

Strategi Instagram Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan

Strategi Instagram Marketing untuk Optimasi Bisnis dan Meningkatkan Penjualan

Perlu kamu ingat bahwa Instagram lebih untuk konten yang bersifat in-the-moment. Artinya, pengguna lebih memilih konten baru dan terkini, daripada konten/unggahan lama. Jadi, kamu perlu berusaha untuk sering memposting agar tetap relevan dengan perkembangan yang ada.

Seperti halnya pemasaran di media sosial pada umumnya, ada dua jenis strategi Instagram Marketing yang bisa dilakukan yaitu:

  • Organik: Seperti postingan, Instagram Stories, dan Instagram TV
  • Berbayar: Seperti Instagram Ads dan influencer marketing
Artikel Populer:  Strategi Jitu Menggunakan LinkedIn Marketing untuk Bisnis Anda

Instagram Ads menggunakan platform yang hampir sama dengan Facebook Ads, kamu bisa menyimak artikel yang sudah EnkaMedia.com tulis tentang Facebook Ads secara lengkap disini. Jadi, tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat strateginya satu per satu!

  1. Gunakan Akun Instagram Bisnis

Cara pertama ini wajib dilakukan sebelum kamu melanjutkan ke strategi berikutnya. Sebab, akun bisnis memudahkan calon pelanggan untuk menghubungi kamu dan memberikan kesan bisnismu lebih profesional.

Selain itu, akun Instagram bisnis (Instagram for Business) juga memiliki beberapa fitur yang tidak tersedia pada akun Instagram pribadi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Highlights: Berguna untuk memudahkan audiens melihat informasi tokomu lebih detail.
  • Instagram Ads: Memungkinkan kamu untuk membuat iklan di Instagram, baik itu story, feeds, dam lain sebagainya.
  • Direct Purchase: Memungkinkan konsumen untuk membeli produk secara langsung melalui feeds dan terhubung ke platform lain, seperti situs web atau Facebook.
  1. Optimalisasi Profil Bisnis

Profil yang baik dan profesional bisa mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan tetap. Bagaimana kamu akan membangun profil instagram untuk menarik perhatian? Bahasa apa yang akan kamu gunakan? dan Bagaimana kamu memanggil para audiens?

Berikut adalah tips untuk membuat Profil Instagram agar feed kamu terlihat menarik:

  • Pilih Username yang Sederhana dan Mudah Dikenal
  • Gunakan Foto Profil Brand Kamu
  • Tulis Bio yang Menarik dan Informatif
  • Masukkan Call-to-action (CTA)
  • Masukkan Tautan Di Bawah CTA
  1. Kenali Jenis Postingan di Instagram

Setelah kamu menggunakan akun bisnis, kini saatnya membuat konten yang berkualitas. Di Instagram, konten terbagi menjadi empat, yaitu Instagram feed, Instagram Stories, Instagram Live, dan Instagram TV (IGTV).

  1. Optimasi Feed Instagram

Konten yang kamu posting di feed Instagram harus sesuai dengan merek kamu dan pada saat yang sama bisa diterima dengan baik oleh pengikut. Karena itu, kamu harus tahu jenis konten apa yang akan diposting di sana.

Ada dua jenis konten di feed Instagram, yaitu gambar dan video. Tidak ada ketentuan khusus untuk gambar. Sedangkan untuk video berdurasi maksimal 60 detik dengan dimensi 1080 x 608 untuk portrait dan 1080 x 1350 untuk landscape.

  1. Manfaatkan Instagram Stories

Instagram Stories berbeda dengan postingan Instagram pada umumnya. Selain hanya mampu bertahan selama 24 jam, Stories juga berada di bagian atas feed kamu. Perbedaan ini membuat Instagram Stories memiliki beberapa keunggulan dibandingkan postingan biasa, yaitu:

  • Posisinya yang berada di atas feed juga membuatnya menjadi hal pertama yang dilihat followers saat membuka Instagram.
  • Meski hanya bertahan 24 jam, Stories bisa disimpan di ponsel kamu dan bisa digunakan kembali di lain waktu.
  • Kamu bisa mencoba menggunakan filter atau stiker yang telah disediakan untuk membuat Stories kamu lebih berwarna.
  • Kamu bisa bereksperimen dengan alat gratis seperti Canva atau InVideo.
  • Kamu juga bisa menandai akun seseorang. Sangat berguna jika kamu berkolaborasi dengan influencer atau merek lain.
  • Kamu bisa membuat Stories kapan pun dan di mana pun.
  • Jumlah Stories yang bisa kamu buat tidak terbatas.
  1. Coba Instagram Live

Strategi Instagram Marketing untuk Optimasi Bisnis dan Meningkatkan Penjualan

Untuk meningkatkan engagement, kamu bisa mencoba melakukan siaran langsung di Instagram. Apalagi berdasarkan riset livestream, 80% orang lebih suka menonton siaran langsung dari merek tertentu daripada membaca artikel di blog.

Artikel Populer:  Tips Menggunakan Pinterest Marketing Untuk Bisnis Online

Live Instagram bisa kamu gunakan untuk banyak hal. Beberapa di antaranya mengumumkan produk baru, merekam peristiwa terkini, dan menjalankan sesi tanya jawab langsung dengan pengikut.

Setelah siaran langsung selesai, kamu juga bisa mempostingnya dalam bentuk cerita yang tersedia selama 24 jam. Jadi, bagi yang ketinggalan masih bisa tahu apa yang kamu bahas di sesi live streaming.

  1. Gunakan Instagram TV

Instagram TV (IGTV) memungkinkan pengguna untuk menonton video panjang langsung dari aplikasi Instagram atau dari aplikasi IGTV terpisah. IGTV sangat mirip dengan YouTube dan di masa depan diprediksi akan menjadi pesaing raksasa platform berbagi video tersebut.

Ada beberapa persyaratan yang harus kamu ketahui sebelum mulai berbagi video di IGTV:

  • Video yang dibagikan harus berdurasi minimal satu menit.
  • Durasi maksimum video saat diunggah melalui ponsel adalah 15 menit.
  • Sedangkan saat diunggah dari web, durasi maksimalnya adalah 60 menit.
  • Video harus dalam format MP4.
  • Untuk video vertikal, rasio aspeknya adalah 9:16. Sedangkan video horizontal 16:9.
  • Resolusi video minimum adalah 720 piksel dan framerate minimum adalah 30 FPS.
  • Ukuran maksimum video yang berdurasi 10 menit atau kurang adalah 650 MB.
  • Sedangkan ukuran file maksimal untuk video berdurasi hingga 60 menit adalah 3,6 GB.
  • Ukuran sampul video yang direkomendasikan adalah 420px kali 654px.

Kamu bisa menggunakan IGTV untuk berbagi video promosi produk kamu, video tutorial, acara di balik layar, atau untuk berbagi informasi tentang bisnis kamu.

  1. Memposting Ulang Foto atau Cerita dari Pengikut

Bukankah menyenangkan bisa membuat konten untuk akun bisnis kamu tanpa terlalu banyak usaha? Nah, kamu bisa melakukan ini dengan memanfaatkan foto atau cerita yang diposting oleh para pengikutmu.

Artikel Populer:  Optimasi Bisnis Online Menggunakan TikTok Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Bisa dibilang repost ini merupakan tawaran yang menggiurkan bagi followers kamu. Sebab, konsumen kamu juga ingin menambah followers dan ini merupakan peluang besar yang tidak boleh dilewatkan.

Memposting foto atau Stories dari konsumen juga membuat konten kamu lebih terlihat apa adanya. Namun, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum memilih postingan yang akan kamu repost, yaitu:

  • Pastikan foto atau cerita sesuai dengan gambar yang kamu miliki/inginkan tentang brand kamu.
  • Lihat berapa banyak pengikut konsumen yang ingin kamu repost. Semakin besar pengikut mereka, semakin besar merek kamu akan menjangkau banyak orang.
  • Pastikan foto atau cerita yang akan kamu regram sesuai dengan target audiens dan followers.
  1. Buat Caption Menarik

Menulis caption terkadang bisa menjadi proses yang sulit. Coba ingat-ingat kapan terakhir kali kamu bisa menulis caption sekaligus tanpa menghapus kata-katanya sama sekali?

  1. Buat Hashtag Unik Kreatif

Lebih dari 95 juta posting dibuat setiap hari di Instagram. Dengan begitu banyak konten, postingan kamu bisa tenggelam dan tidak banyak orang yang mengetahuinya. Untuk menghindarinya, gunakan hashtag.

Kamu bisa memasang hashtag umum yang relevan dan populer saat itu. Untuk mengetahui hashtag mana yang sedang populer saat ini, lakukan riset terlebih dahulu dengan mencari hashtag di menu Explore.

Namun, jangan terus menggunakan tagar umum. Coba juga buat hashtag unik kamu sendiri yang terkait dengan merekmu. Apalagi saat kamu merilis produk baru atau akan menjalankan event tertentu.

Kesimpulan

Keberhasilan Instagram Marketing dalam meningkatkan penjualan bagi beberapa pemilik bisnis membuktikan bahwa media sosial adalah platform yang tepat untuk mempromosikan bisnis mereka. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini untuk mengembangkan bisnis kamu dan meraih kesuksesan. Dipublikasikan oleh Niagahoster

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.