Youtube Marketing

Strategi Youtube Marketing untuk Meningkatkan Penjualan dan Cara Mengoptimalkannya

YouTube Marketing bisa digunakan untuk memasarkan brand, produk serta layanan sosial. Sekarang era sudah serba digital, sehingga kamu harus memaksimalkan berbagai strategi pemasaran untuk mengembangkan produk atau layanan kamu. Salah satu media yang bisa kamu gunakan adalah YouTube.

Tidak hanya di dalam negeri, kamu bahkan bisa memasarkan produk kamu ke luar negeri. Artinya kegiatan pemasaran bisa dilakukan dengan lebih hemat biaya namun dengan dampak yang maksimal, karena bisnis kamu bisa menjangkau siapa saja. Selain itu, digital marketing juga bisa dijalankan kapan saja tanpa batasan waktu.

Apa itu YouTube Marketing?

Strategi Youtube Marketing untuk Meningkatkan Penjualan dan Cara Mengoptimalkannya

YouTube marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan melalui platform YouTube. Strategi digital marketing ini memang menjadi pilihan yang tepat untuk mempromosikan produk atau jasa kamu.

Berdasarkan data statistik yang dirilis Katadata, sebanyak 93,8% pengguna internet usia produktif di Indonesia mengakses platform internet ini. Angka ini bahkan lebih tinggi dari jumlah akses ke Instagram dan Facebook.

Sehingga bisa dikatakan, YouTube merupakan mesin pencari terbesar kedua setelah Google. Dengan begitu, kamu bisa membuat channel YouTube sendiri sebagai strategi marketing kamu di YouTube.

Teknik Optimasi YouTube Marketing

Strategi Youtube Marketing untuk Meningkatkan Penjualan dan Cara Mengoptimalkannya

Sama seperti pemasaran konten di platform digital lainnya, menonton video melalui situs berbagi ini juga membutuhkan teknik optimasi SEO alias sendiri. Kali ini, EnkaMedia.com akan memberikan beberapa cara optimasi video YouTube untuk meningkatkan jumlah viewer sehingga bisa dikonversi menjadi konsumen.

  1. Membuat Judul

Sama seperti mengoptimalkan SEO pada sebuah website, mengoptimalkan judul dan deskripsi pada video juga sangat penting. Judul adalah hal pertama yang akan dibaca pengunjung, sehingga mereka akan memutuskan apakah akan mengklik video tersebut atau tidak.

Artikel Populer:  Tips Menggunakan Pinterest Marketing Untuk Bisnis Online

Pada dasarnya YouTube marketing tidak jauh berbeda dengan konten pemasaran lainnya. Di mana kamu membutuhkan riset kata kunci untuk menangkap target pasar yang tepat. Pastikan judul yang kamu gunakan menarik sehingga orang akan mengklik video tersebut.

  1. Menambahkan Deskripsi

Selain judul, kamu juga harus mengoptimalkan deskripsi video kamu di YouTube. Deskripsi adalah salah satu bidang wajib sebelum kamu mengupload video ke chanel kamu. Deskripsi menunjukkan gambaran singkat tentang produk atau bisnis secara umum.

Buatlah deskripsi yang cukup singkat dan tidak terlalu panjang yaitu sekitar 100 kata, karena biasanya penonton hanya melihat deskripsi secara sekilas. Di awal, masukkan Call to Action (CTA) yang jelas. Misalnya kontak yang bisa dihubungi, alamat bisnis, dan lain sebagainya. Sertakan juga beberapa kata kunci sebagai langkah untuk mengoptimalkan video YouTube marketing.

  1. Gunakan Tag

Selanjutnya, perhatikan tag pada video kamu. Cobalah untuk memberi tag serelevan mungkin dengan kata kunci yang kamu gunakan. Ini karena tag video kamu akan menautkan video kamu ke video lain dengan konten serupa, sehingga memperluas jangkauan kamu.

Riset kata kunci bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya menggunakan Google Suggestion, Google Keyword Planner, Google Trends. Kamu juga bisa meriset kata kunci dengan alat berbayar, seperti Ahefs, Ubersuggest, Semrush, dan sebagainya.

  1. Memasang Thumbnail yang Menarik 

Thumbnail atau gambar utama yang menarik tentunya akan menumbuhkan minat penonton untuk mengklik video kamu. Nantinya, thumbnail tersebut akan terlihat oleh pengunjung saat pertama kali mereka mencari video di pencarian.

Maka dari itu, cobalah untuk membuat thumbnail yang menarik dan unik agar bisa meningkatkan pengunjung. Thumbnail bisa diambil dari klip video itu sendiri atau mengunggah gambar dari file yang berbeda. Pengeditan bisa membuat gambar mini lebih menarik.

  1. Riset Kompetitor

Mengintip apa yang membuat kompetitor sebelah sukses telah menjadi praktik umum di dunia bisnis sejak zaman kuno. Nah, ini juga bisa dipraktekkan di YouTube Marketing kamu.

Artikel Populer:  Apa itu Media Sosial, Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Contohnya

Dengan melakukan riset kompetitor, kamu bisa mempelajari banyak hal untuk kemudian diterapkan pada strategi YouTube Marketing kamu. Mulai dari mengetahui jenis konten apa yang paling disukai oleh target audiens, belajar dari kesalahan kompetitor, hingga memanfaatkan celah yang ada.

  1. Manfaatkan YouTube Analytics

Strategi Youtube Marketing untuk Meningkatkan Penjualan dan Cara Mengoptimalkannya

Setiap saluran YouTube dilengkapi dengan alat yang disebut Analytics. Alat ini menyediakan berbagai data dan statistik yang terkait dengan chanel kamu. Mulai dari hal sederhana seperti jumlah view dan subscriber, hingga impresi dan demografi audiens kamu.

Alat ini sangat berguna untuk YouTube Marketing, karena bisa memantau kinerja chanel kamu selama ini. Dengan Analytics, kamu juga bisa lebih memahami bagaimana tanggapan pemirsa terhadap video yang kamu buat. Hasilnya, kamu tahu aspek mana yang perlu diperbaiki dan mana yang harus ditinggalkan.

  1. Jadwal Upload yang Konsisten 

Jika diperhatikan, para youtuber raksasa memiliki jadwal upload yang sangat padat. Baik itu upload video setiap hari, per minggu, atau sebulan sekali. Mereka selalu mematuhi jadwal apa pun yang terjadi. Tak heran karena jadwal upload yang konsisten bisa meningkatkan engagement audiens.

Jadwal yang teratur lebih cenderung membuat pemirsa menonton video kamu sampai akhir. Ini terjadi karena mereka tahu pada jam itu kamu telah mengunggah video baru. Jadi, mereka telah menyisihkan waktu khusus untuk menonton video kamu.

  1. Promosikan Video Kamu

Menerapkan praktik SEO YouTube memang bisa membantu video kamu ditemukan dengan mudah ketika seseorang mencarinya. Namun, kamu tidak bisa mengandalkan pencarian saja. Kamu juga harus aktif mempromosikan video tersebut jika ingin mendapatkan banyak views.

Nah, kamu bisa mempromosikan video di berbagai media sosial sebagai bagian dari social media marketing bisnis kamu. Apa itu social media marketing? Jika kamu bertanya-tanya seperti itu, kamu harus segera baca Strategi marketing menggunakan Social Media.

  1. Manfaatkan Media Sosial

Untuk memaksimalkan kinerja konten pemasaran video kamu, kamu bisa membagikan video YouTube yang telah kamu buat ke berbagai media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Facebook. Jangan lupa sertakan hashtag yang relevan agar menjangkau khalayak yang lebih luas.

Artikel Populer:  Tips Sukses Menyusun Strategi Social Media Marketing Untuk Kebutuhan Bisnis Anda

Dengan begitu, pengikut kamu di platform media sosial juga bisa menonton konten audio visual. Bahkan, jika kontennya menarik, tidak menutup kemungkinan akan dibagikan kembali, sehingga memudahkan proses promosi.

  1. Tautkan ke Situs Web atau Blog Bisnis

Selain dari media sosial, kamu juga bisa menautkan tautan YouTube ke blog kamu. Kamu bisa membuat konten blog yang pada dasarnya relevan dengan video yang kamu bagikan. Dengan langkah ini, selain meningkatkan traffic YouTube, kamu juga bisa meningkatkan traffic blog kamu secara bersamaan.

Kesimpulan 

Ternyata, YouTube bukan sekadar tempat menonton vlog atau prank. Namun, itu juga bisa menjadi tempat terbaik untuk mengembangkan bisnis kamu dan meningkatkan kesadaran merek kamu.

Dengan lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan, sepertinya setiap bisnis harus menerapkan YouTube Marketing. Semoga artikel ini bisa membantu kamu mempelajari YouTube Marketing dan meningkatkan pendapatan dari bisnis kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.